Poligami: Antara Angan-Angan dan Kenyataan
Poligami: Antara Angan-Angan dan Kenyataan membahas poligami dengan memadukan perspektif fikih, prinsip keadilan, empati, dan komunikasi profetik melalui analisis dialog Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ketika melamar Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha. Buku ini tidak hanya menguraikan landasan hukum dan syarat keadilan dalam poligami, tetapi juga menyoroti persoalan psikologis yang dapat dialami istri pertama, calon istri kedua, anak-anak, dan keluarga besar. Melalui pendekatan yang menekankan kejujuran, transparansi, penghormatan terhadap perasaan, serta tanggung jawab kepemimpinan seorang suami, penulis berupaya menjembatani ketegasan hukum syariat dengan kelembutan pendekatan psikologis, sehingga poligami tidak dipahami sekadar sebagai penambahan pasangan, melainkan sebagai penambahan amanah yang membutuhkan kesiapan ilmu, integritas, keadilan, dan kemampuan membangun keharmonisan keluarga.